Menghafal dengan Teknik Mnemonik

Menghafal dengan Teknik Mnemonik

Menghafal dengan Teknik Mnemonik

Ada yang dulu memirsa film Johnny Mnemonic? Bagi yang udah dulu memirsa film yang dibintangi oleh Keanu Reeves pada tahun 1995 berikut sedikit banyak tentu menyadari apa yang dimaksud dengan istilah mnemonik (dalam bahasa Inggris: mnemonic). Istilah mnemonik berasal dari Yunani Kuno mnemonikos yang artinya “dari memori” atau “yang terkait dengan memori”. Istilah ini berhubungan dengan Mnemosyne, nama Dewi Memori didalam mitologi Yunani. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mnemonik diartikan sebagai suatu rumus atau ungkapan untuk mendukung mengingat-ingat sesuatu.

Menghafal dengan Teknik Mnemonik

Suharnan (2005) menyatakan bahwa mnemonik merupakan suatu strategi atau teknik yang dipelajari untuk mendukung kinerja ingatan yang mampu dioptimalkan dengan latihan. Hal berikut perlihatkan bahwa penggunaan teknik mnemonik mampu diajarkan pada seseorang untuk mengoptimalkan kinerja memori. Teknik ini mampu digunakan oleh siapapun tanpa mesti miliki kebolehan otak yang spesial. Kemampuan seseorang didalam menggunakan teknik mnemonik semakin optimal kala teknik berikut semakin sering digunakan. Ada beberapa macam cara menghafal menggunakan teknik mnemonik, yang bakal diulas didalam artikel ini.

Akronim

Akronim adalah kependekan yang bersifat paduan huruf atau suku kata atau anggota lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Teknik ini berfungsi untuk mengingat kalimat spesifik. Contoh akronim yang bersifat paduan huruf awal adalah SIM (Surat Izin Mengemudi) dan ASEAN (Association of South East Asian Nations), yang biasa kita baca lafalkan “sim” dan “asean” layaknya sebuah kata biasa. Akronim yang bersifat paduan suku kata atau paduan huruf dan suku kata contohnya adalah Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi), pemilu (pemilihan umum) dan sinetron (sinema elektronik).

Dengan kata lain, akronim adalah suatu teknik menyingkat kata. Menariknya, lebih-lebih tersedia beberapa akronim yang udah akrab di telinga kita tapi justru membuat nama aslinya terlupakan. Contohnya adalah akronim laser yang berasal dari light amplication by simulated emission of radiation. Metode ini memadai baik untuk menghafal Info yang tidak banyak perlu pemahaman yang rumit, bila menghafalkan runtutan kejadian suatu peristiwa dan tempatnya.

Akrostik

Asamarani (2013) menerangkan bahwa penggunaan teknik akrostik sering disebut sebagai metode kalimat. Teknik ini ditunaikan dengan mengambil alih beberapa huruf pertama dari kata yang bakal dihafal sesudah itu dirangkaikan jadi untaian kata yang menarik layaknya Kings Phil Came Over For The Genes Special (Kingdom, Phylum, Class, Order, Genus, Species). Contoh yang kita kenal di Indonesia adalah semboyan Jakarta, “Teguh Beriman”, yang sebenarnya merupakan singkatan dari “Teruskan Gerakan Untuk Hidup Bersih dan Aman”. Seperti halnya akronim, teknik ini berfungsi untuk menghafalkan Info yang tak amat rumit

Teknik Loci

Teknik ini disebut termasuk istana memori, yakni perangkat hafalan yang diperkenalkan di jaman Romawi Kuno dan risalah retorika Yunani kuno. Pada dasarnya, metode ini merupakan peningkatan memori yang menggunakan visualisasi untuk sesuaikan dan mengingat informasi. Banyak juara kontes memori mengaku menggunakan teknik ini untuk mengingat wajah, angka, dan daftar kata-kata. Keberhasilan para juara ini tidak berhubungan dengan susunan otak atau kecerdasan, tapi lebih terkait dengan teknik penggunaan tempat otak yang terkait dengan studi spasial (Jusczyk, 1980).

Ismail (2012) beri tambahan misal penggunaan teknik loci. Andaikan kita mengidamkan menghafal daftar barang belanjaan sebelum saat pergi ke supermarket. Maka, kita mampu mengingat-ingat barang-barang yang mengidamkan kita beli sembari membayangkan perjalanan mental pergi dari tempat tidur menuju dapur di didalam benak kita. Sebagai contohnya, kalau di didalam daftar belanja kita kronologis yang pertama adalah telur, kita bayangkan saja telur itu tersedia di atas ranjang.

Selanjutnya, bila di didalam misal berikut barang untuk dibelanjakan yang ke dua adalah roti. Maka, kita mampu bayangkan roti berikut tersedia di depan pintu di didalam imajinasi kita. Begitulah seterusnya untuk tiap tiap benda belanjaan yang mengidamkan kita ingat-ingat, diletakkan di beberapa wilayah secara berurutan sepanjang perjalanan sesuai rute dambaan kita dari kamar menuju dapur.

Sesampainya kita di supermarket, kita mampu menggali memori kita untuk mengingat-ingat daftar belanjaan dengan metode loci ini. Kita peduli rute perjalanan dari area tidur menuju dapur dan memandang secara mental pada barang-barang belanjaan yang mengidamkan kita ingat-ingat. Dalam bayangan asumsi tersebut, kita bakal mengingat telur yang di atas kasur, roti yang di depan pintu, dan seterusnya sampai ke titik wilayah atau tempat paling akhir di dapur dambaan kita.

Pancang (Peg Word)

Pancang adalah teknik hafalan yang digunakan kala mengingat angka-angka ataupun untuk mengingat hal-hal yang lain dengan memotong suatu anggota besar jadi beberapa anggota kecil. Biasanya tiap tiap orang mampu mengingat 7 (lebih atau tidak cukup 2) hal didalam memori jangka pendek. Dengan kata lain, orang mampu mengingat 5 sampai 9 hal didalam sekali waktu. Jika diperhatikan, no telepon lokal terdiri dari 6-7 digit. Hal ini memungkinkan seseorang mampu mengingatnya didalam sekali waktu.

Saat menggunakan teknik ini untuk mengingat sesuatu, kita mampu kurangi dulu kuantitas benda yang bakal diingat didalam memori. Dalam mengingat deretan 64831996, biasanya dihafal tiap tiap no atau dengan menatanya didalam barisan semacam 64-83-19-96. Sesuaikan kuantitas angka didalam tiap tiap barisan atau hasil pancang yang mampu kita ingat secara cepat. Inilah esensi dari teknik pancang.

Perumpamaan Visual (Imagery)

Teknik misal visual termasuk teknik yang paling efektif dibandingkan dengan metode yang lain. Teknik ini mendorong subjek untuk menghadirkan gambaran objek yang bakal dihafal ke didalam pikirannya. Teknik ini memadai baik didalam menghadapi Info deskriptif yang saling berhubungan. Meski demikian, teknik ini agak mempunyai masalah kala berhadapan dengan Info yang tidak saling terkait. Teknik ini tampaknya mesti perangkat untuk menghidupkan imajinasi, baik dengan cerita maupun dengan memakai alat peraga yang mampu mendekatkan pada kenyataan visual (Suharnan, 2005).

Cerita (Total Story Technique)

Teknik ini banyak melibatkan otak kanan, yang miliki sifat memori jangka panjang. Untuk menghafalkan beberapa benda, teknik ini ditunaikan dengan cara membayangkan benda-benda tersebut, selanjutnya merangkaikannya jadi sebuah cerita yang dihubungkan satu mirip lain. Misalnya untuk menghafalkan sepeda motor, kuda, pedagang, cambuk, anjing, dan guci, kita bayangkan benda-benda berikut sambil otak kanan bekerja beri tambahan cerita, “Sebuah sepeda motor menyerempet seekor kuda, srettt… sehingga kuda berikut menendang keranjang buah, dug… pedagang buah marah-marah selanjutnya mengambil alih cambuk, cetar… cambuk dipukulkan mengenai anjing, anjing lari menyenggol guci.”

Kata Kunci

Teknik mnemonik lainnya adalah dengan menggunakan kata kunci. Matroji (2004) perlihatkan bahwa teknik kata kunci mampu digunakan dengan mengingat kata inti dari Info yang bakal diingat. Misalnya, untuk mengingat Info mengenai tugas Dewan Keamanan Liga Bangsa-bangsa yang terdiri dari: “(1) Menyelesaikan perselisihan-perselisihan internasional, (2) Menjaga negara-negara anggota pada serangan negara-negara lainnya, (3) Pengurangan senjata, (4) Membela dan melindungi Liga Bangsa-Bangsa,” kita memadai menggunakan kata kunci dari masing-masing poin tersebut, yakni perselisihan, serangan, senjata, dan pembelaan. Dengan kalimat kunci ini, kita segera bayangkan tugas lengkapnya tanpa mesti secara identik menghafal kata demi kata.

Demikianlah beberapa teknik mnemonik yang mampu berfungsi mendukung kita untuk menghafal.. Masih banyak teknik lain yang belum ditulis di sini. Masing-masing orang barangkali sesuai dengan suatu teknik spesifik dan belum tentu sesuai dengan teknik yang lainnya. Hal itu bergantung termasuk dengan materi apa yang mesti kita hafalkan. Nah, kira-kira kita sesuai dengan teknik yang mana?